Cerita Hidupku
Nama
saya Ferdinand, saya sekarang duduk di bangku kelas 3 SMP, saya berumur 14
tahun. Sebelum saya masuk ke SMP Xaverius 5 saya bersekolah di SD Xaverius 8
satu komplek dengan SMP Xaverius 5, saya masuk SMP Xaverius 5 karena melihat
murid-murid nya yang sangat ramah.
Pada
saat saya masuk ke SMP Xaverius 5, saya sangat senang karena ada teman-teman
baru, dan pada saat itu murid di kelas saya ada 24 siswa. Pada saat MOS (Masa
Orientasi Siswa) saya sangat senang karena pada saat itu banyak hal-hal yang
menarik. Saya menjalankan sekolah dengan baik sampai pada akhir semester 1 saya
mendapat peringkat 18, saya sangat kecewa dengan hasil itu, dan ada satu teman
saya yang bernama Tiara Sella Wijaya ia mendapat peringkat 20, dan pada
semester 2 Sella pindah sekolah ke SMP Xaverius 6 Palembang, dan pada semester
2 peringkat saya naik yang tadi nya peringkat 18 menjadi peringkat 16 saya
sanggat bangga dengan hasil itu dan saya juga sedih karena 3 teman saya tinggal
kelas, nama teman saya yang tinggal kelas adalah Farel Efraim Pangabean, Jodi Tsarwan,
dan Vinsensius Bagas Dwi Atmaja.
Pada
saat liburan saya pergi ke kota Lahat untuk menemui Ayah saya yang bekerja
disana, saya sangat senang karena bisa bertemu teman-teman disana dan dalam
waktu singkat saya bisa akrab dengan teman-teman disana.
Selesai
berlibur saya sangat senang, karena saya dapat duduk di bangku kelas 8 SMP
Xaverius 5, pada hari pertama di kelas 8, dan pada saat itu diadakan MOS untuk
siswa baru di SMP Xaverius 5, dan wali kelas saya bernama Kartikawati, beliau
adalah wali kelas yang sangat perhatiang dengan muridnya, beliau juga dapat
meningkatkan semangat siswa-siwa nya. Pada saat murid baru selesai MOS saya dan
teman sekelas saya memulai pelajaran, dan pada saat pertengahan semester 1
tidak jarang diejek/ dihina oleh kawan sekelas dan untungnya saya masih bisa
mengontrol emosi saya, dan saya juga ber-terimakasih kepada Tuhan karena Ia
telah memberikan kesabaran untuk ku, dan ejekan-ejekan tersebut masih saya
terima sampai sekarang. Pada saat selesai semester 1saya mendapat peringkat 16
saya juga cukup puas. Pada saat liburan semester 1 saya pergi ke kota Bogor
untuk menjumpai paman saya di kota tersebut. Saya tidak terlalu dekat dengan
orang-orang di kota tersebut karena saya kurang bisa berbahasa Indonesia dengan
baik dan benar. Selesai berlibur saya kembali ke sekolah. Setelah masuk sekolah
saya bisa menyadari sifat teman-teman saya, ada teman saya ada yang sifatnya
memanfaatkan orang, ada juga teman saya yang jahil dan ada juga yang baik
(namun tidak banyak). Selesai semester 2 saya sangat puas dengan hasil raport
saya karena saya mendapat peringkat 15, dan ada salah satu teman saya yang
pindah sekolah yang dikarenakan rumah nya juga pindah ia pindah ke SMP Xaverius
2 jadi murid di kelas kami tinggal 19.
Saat
masuk kelas 9 saya sangat senang karena saya berhasil naik ketingkat yang
sangat menentukan ini, dan saya juga sangat terkejut karena murid kelas 7 hanya
5 orang. Tidak luput dari kesedihanku saya selalu saja diejek teman-teman, saya
hanya bisa terus menahan emosi saya yang semakin lama semakin memuncak karena
saya sudah tidak tahan dengan ejekan mereka, dan saya ber-terimakasih dengan
Tuhan karena Ia telah mengirimkan malaikat nya untuk ku melalui perantaraan
teman saya atau kami juga bisa disebut sebagai sahabat, walaupun kami juga
sering sekali bertengkar tapi kami bisa saling memaafkan, dan nama sahabat saya
itu adalah Rash Hanna Pratiwi Damanik, ia adalah teman yang sangat peduli dan
baik.
Sekarang
sudah 3 bulan di kelas 9 dan masih ada teman yang mengejek saya.
Tema
: Kehidupan anak SMP
Alur : Gabung
Tendens : Semua orang pasti mempunyai
cobaan yang berat tetapi Tuhan
tak akan meninggalkan hambanya yang sedang dalam kesulitan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar